Tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL/CSR) adalah wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan. Karena dananya berasal dari kepercayaan publik dan pemegang saham, setiap rupiah penyalurannya harus dapat dipertanggungjawabkan — bukan sekadar dilaporkan.
Hari ini, catatan penyaluran CSR umumnya tersebar: sebagian di berkas, sebagian di surel, sebagian hanya pada laporan mitra pelaksana. Ketika audit, regulator, atau publik bertanya, jawabannya memakan waktu — dan ketika muncul tuduhan "CSR hanya klaim", perusahaan sulit membuktikan sebaliknya. LNA Social Finance hadir untuk menutup celah itu.
Setiap entry penyaluran dirantai secara kriptografis pada entry sebelum dan sesudahnya. Mengubah nominal lama akan memutus rantai dan memicu peringatan otomatis.
Ini berlaku juga bila perubahan dilakukan dari dalam.
Alur tercatat berurutan: pagu anggaran → persetujuan → mitra pelaksana → penerima manfaat. Setiap tahap terikat pada catatan sebelumnya.
Halaman verifikasi publik menampilkan sidik jari catatan — dapat diperiksa siapa pun (auditor, media, regulator) tanpa menampilkan nominal dan identitas penerima manfaat.
Selaras dengan perlindungan data pribadi (UU PDP).
Sidik jari ujung rangkaian pada akhir hari dititipkan kepada pihak lain (auditor/notaris). Bila catatan berubah setelah titipan, selisihnya terlihat — bahkan bila perubahan dilakukan oleh pengelola sistem.
Catatan yang terkunci memudahkan penyusunan laporan keberlanjutan, menjawab pertanyaan auditor, dan menangkis tuduhan penyaluran yang tidak dapat dibuktikan.
Masuk Panel Program Verifikasi PublikKami adalah penyedia teknologi; pemilik program dan mitra pelaksana tetap yang menjalankan penyaluran. Dana tetap dalam Rupiah melalui sistem perbankan — tanpa token, tanpa aset kripto.