Purwarupa untuk CSR/TJSL Bank Umum — instance terpisah (port 3119). Catatan penyaluran dikunci dengan hash chain; segel harian dititipkan ke pihak ketiga; verifikasi terbuka untuk publik. Presiden direktur: data contoh.

Menjaga Amanah Dana Sosial dengan Teknologi Terpercaya:
Pengantar CSR/TJSL Berbasis Hash Chain

Tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL/CSR) adalah wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan. Karena dananya berasal dari kepercayaan publik dan pemegang saham, setiap rupiah penyalurannya harus dapat dipertanggungjawabkan — bukan sekadar dilaporkan.

Hari ini, catatan penyaluran CSR umumnya tersebar: sebagian di berkas, sebagian di surel, sebagian hanya pada laporan mitra pelaksana. Ketika audit, regulator, atau publik bertanya, jawabannya memakan waktu — dan ketika muncul tuduhan "CSR hanya klaim", perusahaan sulit membuktikan sebaliknya. LNA Social Finance hadir untuk menutup celah itu.

Apa yang kami sediakan

🔒

Catatan yang tidak bisa diubah diam-diam

Setiap entry penyaluran dirantai secara kriptografis pada entry sebelum dan sesudahnya. Mengubah nominal lama akan memutus rantai dan memicu peringatan otomatis.

Ini berlaku juga bila perubahan dilakukan dari dalam.

🧾

Jejak dari pagu ke penerima manfaat

Alur tercatat berurutan: pagu anggaran → persetujuan → mitra pelaksana → penerima manfaat. Setiap tahap terikat pada catatan sebelumnya.

🔍

Verifikasi terbuka tanpa membuka data pribadi

Halaman verifikasi publik menampilkan sidik jari catatan — dapat diperiksa siapa pun (auditor, media, regulator) tanpa menampilkan nominal dan identitas penerima manfaat.

Selaras dengan perlindungan data pribadi (UU PDP).

🤝

Segel harian dititipkan ke pihak ketiga

Sidik jari ujung rangkaian pada akhir hari dititipkan kepada pihak lain (auditor/notaris). Bila catatan berubah setelah titipan, selisihnya terlihat — bahkan bila perubahan dilakukan oleh pengelola sistem.

Alur penyaluran yang tercatat

1. Pagu program
Anggaran per program/pilar TJSL ditetapkan dan dikunci — tidak dapat dikurangi diam-diam.
2. Penyaluran ke mitra pelaksana
Yayasan/NGO/lembaga pelaksana menerima dana; setiap penyaluran membentuk entry rantai baru.
3. Penyaluran manfaat
Dana dibagi otomatis sesuai kesepakatan (contoh: 85% manfaat langsung ke penerima, 15% biaya operasional mitra) — proporsi dapat disesuaikan.
4. Bukti pendukung
Bukti (foto/tanda terima) disimpan dengan sidik jarinya dicatat dalam rantai, sehingga bukti tidak dapat ditukar belakangan.
5. Segel harian & titipan
Ujung rangkaian disegel setiap hari dan dititipkan ke pihak ketiga.
6. Laporan & verifikasi
Laporan dampak terisi otomatis (jumlah penerima, nilai tersalur, program) dan dapat diperiksa publik.

Siap untuk laporan keberlanjutan & audit

Catatan yang terkunci memudahkan penyusunan laporan keberlanjutan, menjawab pertanyaan auditor, dan menangkis tuduhan penyaluran yang tidak dapat dibuktikan.

Masuk Panel Program Verifikasi Publik

Batasan yang kami nyatakan terbuka

Hash chain menjaga keutuhan catatan — bukan kebenaran fakta di lapangan. Sistem membuktikan bahwa catatan penyaluran tidak diubah dan dapat diaudit; namun untuk memastikan penerima manfaat benar-benar ada dan menerima, tetap diperlukan bukti pendukung (foto, tanda terima, titik lokasi) dan pemeriksaan lapangan berkala. Kami menyatakan hal ini terbuka agar tidak menimbulkan harapan yang keliru.

Kami adalah penyedia teknologi; pemilik program dan mitra pelaksana tetap yang menjalankan penyaluran. Dana tetap dalam Rupiah melalui sistem perbankan — tanpa token, tanpa aset kripto.